Inidia Charger Ponsel Unik, Berbahan Energi Urin

Diposkan oleh david saputra on Minggu, 22 September 2013

Inidia Charger Ponsel Unik, Berbahan Energi Urin

Inidia Charger Ponsel Unik, Berbahan Energi Urin
 

Energi pengisi daya bisa berupa listrik, surya, atau gerak. Bilamana energi itu berupa urin manusia? Ilmuwan berhasil temukan teknologi ini yang mengubah urin jadi energi listrik dan bisa jadi charger ponsel di kemudian hari.

Mungkin teknologi ini terdengar tidak lazim. Namun manfaat urin ternyata di luar apa yang pernah terfikirkan manusia sebelumnya.

Tenaga listrik yang dihasilkan nantinya akan digunakan untuk mengisi ulang baterai. Lantas apa yang terkandung dalam urin itu sendiri yang diklaim begitu dahsyat?

Para ilmuwan dari Bristol Robotics Laboratory Inggris menklaim jika mereka telah berhasil mengubah urin jadi energi yang cukup untuk mengisi energi baterai ponsel.

Para ilmuwan berpendapat jika bakteri hidup dalam urin bisa menciptakan listrik dalam proses pemecahannya. Sebagai elektrolit, pH urin mengubahnya laiknya seperti bahan bakar.

Dikutip dari TIME, salah satu ilmuwan yang terlibat, Dr. Ioannia Ieropoulos mengatakan jika dirinya telah berhasil mengisi daya baterai ponsel Samsung.

“Dengan memanfaatkan tenaga yang dihasilkan oleh urin, kami telah mencoba mengisi daya baterai Samsung,” terangnya.

Ieropoulos sendiri percaya jika teknologi ini miliki masa depan cerah di kemudian hari. Sebab, menurutnya urin adalah salah satu pasokan ‘bahan’ yang tak terbatas jumlahnya.

Apa jadinya jika teknologi ini bisa terwujud. Mungkin pengguna ponsel tak lagi mententeng charger berkabel colokan tatkala mengisi baterai. Dan mungkin pula juga makin berkurang orang yang suka kencing sembarangan. Sebab urin mereka cukup ‘bermanfaat’.

Namun kondisi di atas masih membutuhkan waktu. Dr. Ioannia Ieropoulos dan tim Bristol Robotics Laboratory Inggris saat ini tengah berusaha keras untuk mewujudkannya.
More aboutInidia Charger Ponsel Unik, Berbahan Energi Urin

Inidia Topi Anti Nyontek Saat Ujian Buatan Thailand

Diposkan oleh david saputra

Inidia Topi Anti Nyontek Saat Ujian Buatan Thailand

Inidia Topi Anti Nyontek Saat Ujian Buatan Thailand

Mungkin metode pendidikan Universitas Kasetsart di Thailand ini wajib dicoba. Guna mencegah kecurangan mahasiswa saat ujian, mereka wajib kenakan topi anti nyontek. Seperti apa penampakan topi tersebut?

Dalam sebuah foto yang diunggah Facebook Universitas Kasetsart, nampak para mahasiswa kenakan semacam pengikat kepala berwarna putih dengan satu lembar dua kertas HVS (putih, A4) di sebelah kanan dan kiri.

Dua kertas itu berfungsi untuk menutupi sudut penglihatan mahasiswa di sebelah kanan dan kirinya. Sehingga, mereka bisa fokus ke arah depan alias hanya konsentrasi mengerjakan soal ujiannya. Mungkin mirip dengan kacamata kuda.

Dikuti dari Metro.co.uk, metode yang dilakukan Universitas Kasetsart menuai kecaman publik. Sebab, ‘topi’ kontroversial ini dianggap tak sopan dan memerlakukan pemakainya. Pihak universitas sendiri menklaim jika penggunaan topi tersebut telah lalui persetujuan.

Nattadon Rungruangkitkrai, salah satu orang dosen mengatakan jika tak ada yang salah dengan topi nyleneh itu. Mahasiswa tak ada yang dipaksa dan telah ada persetujuan sebelumnya. Bahkan mahasiswa mengaku santai dan nyaman saat mengenakannya.

Ia sendiri berkilah jika topi anti nyontek bukan berarti ditujukan untuk mahasiswa yang sering ngintip kala ujian berlangsung. Topi itu justru dikenakan agar mereka lebih fokus dan konsentrasi kala mengerjakan ujian.

Sementara itu pihak pusat universitas sendiri tak ada rencana untuk lanjutkan metode tak biasa ini. Apa yang diributkan publik sudah cukup dan ujian tersebut adalah pertama dan terakhir gunakan topi unik itu.
More aboutInidia Topi Anti Nyontek Saat Ujian Buatan Thailand

Ngantuk,Usir Kantuk dengan Kafein Semprot

Diposkan oleh david saputra

Ngantuk,Usir Kantuk dengan Kafein Semprot

Ngantuk,Usir Kantuk dengan Kafein Semprot

Secangkir kopi kerap diandalkan guna mengusir kantuk, recharge energi, membuat kita tetap terjaga dan teman setia kala begadang. Kini ada cara baru dalam mengusir kantuk. Bukan berwujud minuman namun berupa sebuah alat semprot yang bernama Sprayable Energy.

Ben Yu, ahli biokimia Amerika Serikat menklaim ciptakan ‘kafein semprot’ pertama yang bisa buat ‘tingkatkan tenaga’, mengusir lelah, dan lesu. Alat ini juga tidak disemprotkan ke mulut melainkan ke kulit.

Efek kafein semprot ini bisa dirasakan dalam hitungan detik. Cairan yang disemprotkan di kulit akan didistribusikan ke seluruh tubuh selama beberapa jam. Sedangkan efeknya akan bertahan lebih lama dibanding secangkir kopi ‘pahit’.

Satu botol Sprayable Energy sendiri bisa digunakan hingga 160 kali semprotan. Sedangkan jumlah kafeinnya sendiri sama dengan 40 cangkir kopi. Sprayable Energy diklaim lebih fleksibel dan praktis. Pengguna tak harus ke ‘warung kopi’ atau cafĂ© untuk ‘mengonsumsi’ kafein.

Sprayable Energy lebih mirip parfum

Dikutip dari Daily Mail, Sprayable Energy bahkan lebih mirip dengan sebuah parfum. Ini terlihat dari bentuk dan wujudnya sendiri yang menyerupai alat spray. Namun jangan menyemprot Sprayable Energy lebih dari 20 kali dalam sehari.

Sprayable Energy diklaim aman dan tidak dimetabolisme oleh hati. Sehingga, meski tetap mengonsumsi kafein namun tidak dicerna tubuh. Lantas, berapakah harganya? Sprayable Energy dijual seharga USD 15 per botolnya (Rp 150 ribu). Tertarik memesannya? Ada paket dengan isi 52 botol dengan harga Rp 4,49 juta (USD 449).
More aboutNgantuk,Usir Kantuk dengan Kafein Semprot

Batu Misterius Gemparkan Warga Meksiko

Diposkan oleh david saputra on Sabtu, 21 September 2013

Batu Misterius Gemparkan Warga Meksiko

Batu Misterius Gemparkan Warga Meksiko
 

Beberapa waktu lalu, sebuah batu misterius gemparkan warga Meksiko. Batu ini menyala dan beruap. Bahkan, batu tersebut bisa berubah warna dan keluarkan gas. Seperti apa?

Batu ini ditemukan di Kota Novojoa, Sonora, Meksiko. Seperti diwartakan Daily Mail yang dikutip Jumat (05/09/13), batu itu juga mengeluarkan bau seperti klorin.

Juan Manuel Ramirez Sandoval, Sekretaris Pertahanan Sipil Novojoa berujar hingga saat ini ia belum mengerti dari mana batu misterius itu berasal. Ini juga termasuk gas yang dikeluarkan batu itu.

Warga sendiri sempat panik. Kegemparan mereka bukannya tanpa alasan. Sebab, bisa saja gas aneh yang keluar dari batu itu dapat membahayakan kesehatan mereka.

Guna penyelidikan yang lebih dalam, akhirnya batu itu dibawa ke laboratorium metalurgi Copper del Mayo, Meksiko. Ini dilakukan untuk mengetahui apakah materi yang terkandung berpotensi berbahaya atau tidak.

Otoritas setempat sedang memeriksa batu misterius ini

Sandoval pun tak bisa berasumsi lebih jauh. Batu yang ditemukan, kata dia, bisa saja berasal dari Bumi dan bisa saja dari luar Bumi. Hanya penelitian lebih lanjut yang bisa menguak tabir pada batu mesterius itu.

Kasus batu misterius sejatinya bukan pertama kali ditemukan. Tahun lalu di San Diego, California, Amerika Serikat, seorang wanita berusia 43 alami luka bakar cukup serius setelah sebongkah batu terbakar spontan di sakunya.

Kapten Marc Stone, juru bicara untuk Orange Fire Authority County mengatakan jika batu tersebut mengandung fosfotit. Sebuah reaksi kimia bisa memicunya terbakar setelah alami gesekan di saku wanita tersebut saat berjalan.
More aboutBatu Misterius Gemparkan Warga Meksiko

Teknologi Ini Dapat Ditanam di Sepatu,Tas,dan Sarung Tangan

Diposkan oleh david saputra

Teknologi Ini Dapat Ditanam di Sepatu,Tas,dan Sarung Tangan

Teknologi Ini Dapat Ditanam di Sepatu,Tas,dan Sarung Tangan


Mendengar istilah teknologi wearable pasti banyangan kita akan tertuju ke kacamata pintar Google atau jam tangan pintar Samsung. Namun bilamana teknologi wearable unik yang satu ini didapati di sebuah sepatu, tas, dan sarung tangan yang ‘ditanam’ sebuah gadget?

Teknologi wearable secara sederhana adalah teknologi device yang bisa dipakai di tubuh manusia. Sebut saja Google Glass yang bisa dipakai di mata atau Samsung Galaxy Gear yang bisa dipakai di pergelangan lengan.

Nah teknologi wearable yang satu ini juga bisa dipakai di tubuh manusia. Bahkan tidak mengesampingkan unsur fashion yang ada. DesainerSean Miles membuktikannya.

Untuk koleksi Natal tahun ini, desainer berusia 42 tahun itu mempamerkan koleksinya. Ia bermitra dengan beberapa brand kenamaan macam Christian Louboutin heels, Miu Miu gloves, dan Alexander McQueen clutch bag.

Sarung tangan ditanamkan teknologi wearable dibanderol 1.000 poundsterling atau sekitar Rp 18 juta. Sarung tangan ini dilengkapi dengan microphone di ujung jemari kelingking dan speaker di jemari jempol.

Ada lagi produk wearable dalam sebuah sepatu dengan ditanamkan sebuah ‘’Walkie Talkie’. Harganya dibanderol 2.500 poundsterling atau sekitar Rp 45 juta untuk sepasang sepatu yang bisa buat menelepon ini.

“Fashion dan teknologi dapat berjalan beriringan,” terang Sean Miles.
More aboutTeknologi Ini Dapat Ditanam di Sepatu,Tas,dan Sarung Tangan