Manfaat Kecipir , Langsingkan Tubuh, Tingkatkan Gairah

Diposkan oleh david saputra on Sabtu, 17 November 2012


 
 
Kecipir merupakan tanaman pangan multimanfaat. Daun, bunga, polong muda, biji, dan umbinya biasa diolah menjadi bahan makanan kaya zat gizi. Tanaman ini juga bisa melangsingkan tubuh dan meningkatkan gairah seksual.

Karbohidrat & protein

Biji kecipir tua komposisi gizinya paling baik, meski lebih banyak digunakan sebagai benih ketimbang bahan pangan. Mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral cukup tinggi dibanding polong muda, umbi, dan daunnya.

Protein dan karbohidrat biji kecipir bahkan mengungguli kacang tanah dan hampir setara kacang kedelai.

Biji kecipir mengandung protein sangat baik. Asam aminonya hampir sama dengan kedelai, sumber protein nabati paling baik. Namun, protein pada biji kecipir juga kekurangan asam amino seperti sistein, methionin, triptofan, sehingga pemanfaatan protein oleh tubuh kurang efisien.

Biji kecipir kaya akan asam amino lisin, mencapai 413-600 mg per 100 g N, sedangkan pada kedelai hanya 399 mg per 100 g N. Asam amino lisin berperan penting dalam proses pertumbuhan. Kandungan lisin pada biji kecipir dapat dipakai untuk menutupi kekurangan lisin pada bahan pangan pokok, seperti beras, jagung, dan umbi-umbian. Karena itu, biji kecipir sangat baik sebagai lauk berbagai hidangan.

Baik untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Minyak biji kecipir kaya tokoferol, yaitu sekitar 125,9 mg, yang berfungsi sebagai antioksidan. Biasanya minyak biji kecipir diekstrak dari biji kecipir yang sudah tua.

Tokoferol dapat mengatalisis vitamin A dalam tubuh. Defisiensi vitamin A menyebabkan kebutaan pada anak-anak, terutama di negara tropis.

Beberapa vitamin lain yang terdapat pada kecipir, yakni betakaroten, thiamin, riboflavin, niasin, asam askorbat.

Kecipir mengandung kalsium, magnesium, fosfor, dan besi. Besi penting untuk pembentukan hemoglobin darah. lbu hamil dan menyusui disarankan mengonsumsi kacang-kacangan seperti kecipir, demi mencegah anemia gizi akibat kekurangan zat besi.

Kandungan fosfor yang tinggi kurang dapat digunakan sebagai sumber mineral karena sebagian besar terdapat dalam bentuk terikat bersama asam fitat. Ikatan mineral dan fitat membentuk garam yang sukar dicerna dan diserap oleh usus.

Proses fermentasi pada pembuatan tempe ampuh melepaskan ikatan fosfor dengan fitat. Kapang pada pembuatan tempe menghasilkan enzim fitase, yang mampu memecah fitat, sehingga fosfornya terlepas dan dapat digunakan tubuh.

Sebagai Obat Tradisional

Biji kecipir mengandung tokoferol (vitamin E) 22,8 mg per 100 g, lebih banyak dibandingkan dengan yang terdapat pada biji kedelai (21,0 mg/100 g). Tokoferol tersebut mampu menghemat vitamin A dengan cara melindunginya dari oksidasi serta meningkatkan daya serap, pemanfaatan, dan penyimpanannya di dalam tubuh.

Masyarakat Arab, Pakistan, dan Cina, selalu melibatkan biji kecipir sebagai salah satu komponen ramuan obat-obatan yang mereka buat. Biji kecipir digunakan untuk pengobatan tradisional, yaitu untuk kesehatan kulit, pelangsing tubuh, dan peningkat gairah seksual.

Biji kecipir dapat direbus atau digoreng sebagai kudapan, diolah menjadi minyak, tepung, pencampur kopi, susu, kecap, tahu dan tempe. Karena sifat-sifatnya yang mirip kedelai, teknologi pengolahan kedelai juga dapat diterapkan pada pengolahan biji kecipir.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar

Terima Kasih Sudah Berkunjung ,, Jangan Lupa Berikan Komentarnya Untuk Artikel Ini