Tampilkan postingan dengan label Tanaman Herbal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Herbal. Tampilkan semua postingan

Manfaat dan Khasiat Tumbuhan Herbal Bidara Laut

Diposting oleh Unknown on Rabu, 28 November 2012

 
 
Bidara merupakan tumbuhan yang hidup di semak-semak Indonesia yang tingginya kurang dari 2 meter. Tumbuhan bidara mempunyai dua kelompok bidara laut (Strychnos ligustrina Bl) dan bidara upas (Merremia mammosa (Lour.) Hall.f.). Perkembangan tanaman bidara di Indonesia kurang diperhatikan akan tetapi khasiat dan kegunaan tanaman herbal bidara cocok untuk kesehatan tubuh anda.

Khasiat dan kegunaan tanaman bidara bermacam-macam. Namun anda jangan khawair, pengetahuan tentang khasiat dan kegunaan tanaman bidara akan saya bahas di artikel ini. Blogiztic akan mengupas khasiat dan kegunaan obat bidara sebagai berikut.

Khasiat dan kegunaan yang dapat diobti dari bidara laut, diantaranya sebagai berikut:


1. Menyegarkan raut muka:
Bahan yang diperlukan:
Kayu Bidara Laut 100 mg
Herba Pegagan segar 10 gram
Air mendidih 100 ml
Cara membuat:
Dibuat infus atau diseduh.
Lama pengobatan:
Diulang selama diperlukan.

2. Rematik:
Bahan yang diperlukan:
Kayu Bidara Laut 100 mg
Daun Jambu Mete muda 8 gram
Biji Seledri 2 gram
Air 100 ml
Cara pembuatan:
Dibuat infus.
Lama pengobatan:
Diulang selama 14 hari.

3. Kurap, Bisul, dan Radang Kulit Bernanah
Bahan yang diperlukan:
Kayu Bidara Laut 500 mg
Daun Ketepeng 3 gram
Rimpang Kunyit 4 gram
Air 110 ml
Cara pembuatan:
Dibuat infus. Dikompreskan pada bagian kulit yang sakit.
Lama pengobatan:
Diperbaharui setiap 3 jam.

Khasiat tanaman herbal dan kegunaan yang dapat diobati dari bidara laut, diantaranya sebagai berikut:


Radang usus buntu :

1/4 jari umbi dicuci bersih lalu diparut dan diremas dengan 1 sendok makan air gula, kemudian diperas dan disaring Ialu diminum. Sehari 2 kali.

Muntah darah, typhus:

Umbi segar secukupnya dicuci bersih lalu diparut, peras dengan sepotong kain sampai terkumpul sebanyak 1 gelas kecil. Minum.

Buang air besar darah dan lendir:
50 g umbi dicuci lalu dipotong-potong, tambahkan gula jawa secukupnya, godok dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum sedikit-sedikit.

Difteri:

Umbi segar secukupnya, dicuci lalu diparut, peras dengan sepotong kain sampai terkumpul 1 gelas kecil. Dipakai untuk kumur-kumur di tenggorokan selama 23 menit, lalu ditelan.

Serak, batuk kering:

Umbi segar sebesar 1 jari tangan dicuci bersih, dipotong tipis-tipis lalu dikunyah. Lakukan 3-4 kali dalam sehari.

Batuk:
100 g umbi segar dicuci lalu diparut, tambahkan sirop gula batu secukupnya, diaduk sampai merata lalu diperas dan disaring, minum.

Batuk rejan:
1/2 jari umbi segar dicuci lalu diparut, diremas dengan 2 sendok makan air masak dan 1 sendok makan madu, peras dan saring, minum. lakukan 2 kali sehari.

Kencing manis:
100 g umbi segar dicuci bersih Ialu diparut, peras dengan sepotong kain. Minum setiap pagi, 1/2 jam sebelum makan.

Keracunan makanan:
Umbi segar secukupnya dicuci bersih Ialu diparut, peras dengan sepotong kain sampai terkumpul 1/2 gelas. Minum.

Kanker, kusta (Morbqs Hanson):
3/4 jari umbi segar dicuci lalu diparut, tambahkan 4 sendok makan air matang dan 2 sendok makan madu. Diaduk merata, lalu diperas dengan sepotong kain, dibagi untuk 3 kali minum yang habis dalam sehari.

Luka-luka di kulit:
Umbi segar dicuci lalu diiris tipis-tipis, letakkan di atas luka.

Melancarkan pengeluaran ASI:
Umbi segar dicuci bersih lalu diparut, borehkan disekeliling payudara.

Luka bakar:
Umbi segar dicuci bersih lalu diparut, bubuhkan diatas luka bakar, bila perlu dibalut.

Gigitan ular:
Umbi segar dicuci lalu diparut sampai menjadi adonan seperti bubur.Tempelkan diatas luka gigitan, lalu dibalut.

Syphilis (lues):
1 jari umbi segar dicuci bersih lalu diparut, tambahkan 2 sendok makan air masak dan 1 sendok makan madu murni, peras dan saring, minum. Lakukan 3 kali sehari.

Batu kandung kencing / kencing batu:
10 g umbi bidara upas, 10 g daun kumis kucing, 15 g daun keji beling, dicuci lalu umbi dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 1 liter air, sampai tersisa 150 cc. Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 3 x 50 cc.
More about → Manfaat dan Khasiat Tumbuhan Herbal Bidara Laut

Manfaat Serbaguna dari Herbal Secang

Diposting oleh Unknown

 

Secang telah lama dikenal oleh masyarakat Jawa sebagai bahan untuk membuat minuman yang disebut wedang secang. Konon, wedang secang memiliki khasiat obat herbal yang menyehatkan dan dianggap sebagai minuman keraton. Saat ini, parutan kayu secang banyak dijual dalam kemasan untuk dibuat minuman atau campuran minuman bersama rempah-rempah lainnya untuk meningkatkan stamina dan kesehatan.

Secang (Caesalpinia sappan L.) berasal dari Asia Tenggara dan mudah ditemukan di Indonesia. Di Nusantara, secang dikenal dengan berbagai nama seperti seupeueng (Aceh), sepang (Gayo), sopang (Toba), lacang (Minangkabau), secang (Sunda), secang (Jawa), secang (Madura), sepang (Sasak), supa (Bima), sepel (Timor), hape (Sawu), hong (Alor), sepe (Roti), sema (Manado), dolo (Bare), sapang (Makasar), sepang (Bugis), sepen (Halmahera selatan), savala (Halmahera Utara), sungiang (Ternate), roro (Tidore), sappanwood (Inggris), dan suou (Jepang). Kerabat dekatnya, kayu brazil (C. echinata), juga dimanfaatkan untuk hal yang sama.

Tumbuhan secang berbentuk pohon atau perdu dengan tinggi mencapai 6 meter. Kayunya berbentuk silinder berwarna hijau kecoklatan. Daunnya majemuk menyirip ganda dengan panjang 25-40 cm. Anak daun terdapat 10-20 pasang, berbentuk lonjong dengan panjang 10-25 mm dan lebar 3-11 mm berwarna hijau.

Bunga tersusun majemuk berbentuk malai sepanjang 10-40 cm dan terletak di ujung batang. Kelopak bunganya berjumlah lima, berwarna hijau. Benang sarinya sepanjang 15 mm dan putik 18 mm. Mahkota bunga berbentuk tabung dan berwarna kuning. Buahnya berbentuk polong dengan panjang 8-10 cm dan lebar 3-4 cm, ujungnya seperti paruh berisi 3-4 biji berwarna hitam. Biji berbentuk bulat panjang 15-18 mm dan lebar 8-11 mm dengan tebal 5-7 mm.

Kandungan kimia
Tanaman secang kaya akan kandungan kimia antara lain brazilin, alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, fenil propana dan terpenoid. Selain itu juga mengandung asam galat, brasilein, delta-? phellandrene, oscimene, resin dan resorsin. Sementara daunnya mengandung minyak atsiri tidak kurang dari 0,20% yang beraroma enak dan tidak berwarna.

Bagian yang digunakan:
Kayu. Panen kayu dapat dilakukan mulai umur 1-2 tahun.

Khasiat
Efek farmakologis tanaman herbal secang antara lain penghenti pendarahan, pembersih darah, pengelat, penawar racun, dan obat antiseptik. Kayu secang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan diare, disentri, batuk darah pada TBC, muntah darah, sifilis, malaria, tetanus, pembengkakan (tumor), dan nyeri karena gangguan sirkulasi darah. Kayunya bila direbus memberi warna merah gading. Dapat digunakan untuk pengecatan, memberi warna pada bahan anyaman, kue, minuman atau sebagai tinta.
More about → Manfaat Serbaguna dari Herbal Secang

Manfaat dan Khasiat dari daun jarak

Diposting oleh Unknown on Minggu, 25 November 2012

Pernah dengar Daun jarak? tau gak manfaat daun jarak. Pohon Jarak yang dalam bahasa latinnya disebut : Jatropha curcas L, ternyata memiliki manfaat dan kasiat yang banyak diantaranya :

Daun Jarak dapat digunakan untuk obat Masuk angin buat bayi.
Daun Jarak dapat digunakan untuk obat menurunkan panas pada bayi.
Daun jarak dapat dipakai untuk obat pencahar
 
 


proses penggunaanya sebagai berikut :
untuk pengobatan masuk angin dan menurunkan panas pada bayi, gunakan 2-3 helai daun jarak diolesi minyak makan baru, dipanaskan diatas api kompor sekitar 1-2 menit, setelah merata panasnya, letakkan pada perut maupun punggung bayi, agar tidak lepas bisa dipasang dengan gurita bayi.

sebagai obat pencahar, daun jarak segar dapat dikukus dan dimakan sebagai lalapan.
boleh dicoba,, ini adalah pengalaman pribadi… dan terbukti bermanfaat.. yang sering dicari orang.
Penelusuran yang terkait dengan manfaat daun jarak seperti diulas diatas.

gambar pohon jarak dapat anda lihat seperti gambar diatas dimana pada umumnya sama.
manfaat tanaman jarak pagar sama seperti ulasan manfaat daun jarak

untuk pengembangbiakan pohon jarak dapat digunakan manfaat biji jarak, manfaat daun jarak pagar
manfaat buah jarak saya belum dapat memberikan informasi, jika ada saya akan update artikel ini.

pohon jarak merah belum pernah saya lihat bentuknya daun jarak merupakan bagian dari pohon jarak pagar.
Jarak merah (Jatropha gossypifolia L.) merupakan tanaman etnobotani yang dapat dijadikan sebagai sumber obat tradisional. Beberapa pemanfaatan jarak merah dari jaringan misalnya biji digunakan sebagai obat pencahar. Namun, beberapa literatur mengatakan bahwa penggunaan biji jarak sebagai obat herbal dilarang karena toksiksitasnya yang tinggi.

Di beberapa negara misalnya Trinidad, tanaman ini digunakan secara etnoveterinari oleh para pemburu untuk mengobati patukan ular, sengatan kalajengking, luka dan kudis pada anjing pemburu mereka. Di Ghana, rebusan daun jarak merah digunakan untuk pengobatan melalui mandi. Kegunaan yang lain ialah mengobati sakit gigi, pendarahan gusi, menghilangkan rasa nyeri, dan sembelit.

Beberapa kajian farmakologi telah dilakukan terhadap J. gossypifolia di antaranya ialah pengujian ekstrak daun terhadap 10 jenis mikroorganisme (di antaranya adalah Candida albicans, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis. Ekstrak etanol dari jarak merah dapat mengakibatkan efek vaksorelaksan terhadap tikus dalam kedaan normal. Penelitian yang dilakukan oleh Ravinadrath et. al terhadap jatrofenon yaitu senyawa yang berhasil diisolasi dari akar jarak merah menunjukkan aktivitas antimikroba terhadap Staphylococcus aureus yang daya kerjanya sebanding dengan Penicilin G. Beberapa senyawa telah berhasil diisolasi dari jarak merah yaitu alkaloid jatroiden, isogadain, cleomiscosin, propasin, clilatrione, jatrofon, jatrofenon, jatrofolon A-B, fraxetin, cyclogossine A-B dan 18 senyawa ekstrak lipid dari daun.
More about → Manfaat dan Khasiat dari daun jarak

Manfaat dan Khasiat Kencur sebagai Obat Herbal

Diposting oleh Unknown on Rabu, 21 November 2012



Kencur merupakan tanaman rumput kecil yang tumbuh subur di daerah dataran rendah atau pegunungan yang tanahnya gembur dan tidak terlalu banyak air. Tanaman ini tunbuh dan berkembang pada musim tertentu yaitu pada musim penghujan, juga dapat ditanam dalam pot atau di kebun yang cukup sinar matahari dan tidak terlalu basah.

Kandungan kimia yang terdapat di dalam rimpang kencur adalah pati (4,14%), mineral (13,73%), dan minyak astiri (0,02%) berupa sineol, asam metal kanil dan penta dekaan, asam cinnamic, ethyl aster, asam sinamic, borneol, kamphene, paraeumarin, asam anisic, alkaloid, dan gom. Berikut adalah cara pemanfaatan kencur berdasarkan penyakit yang dapat diatasinya:

1. Radang Lambung


Bahan: 2 rimpang kencur sebesar ibu jari. Cara membuat: kencur dikuliti sampai bersih dan dikunyah. Cara menggunakan: ditelan airnya, ampasnya dibuang, kemudian minum 1 gelas air putih, dan diulangi sampai sembuh.

2. Radang Anak Telinga


Bahan: 2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan setengah biji buah pala. Cara Membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk halus dan diberi 2 sendok hangat. Cara menggunakan: dioleskan/dibobokkan di seputar hidung.

3. Influenza pada Bayi

Bahan: 1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan dua lembar daun kemukus (lada berekor/cubeb). Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian ditambah beberapa sendok air hangat. Cara menggunakan: dioleskan/dibobokkan diseputar hidung.

4. Sakit Kepala

Bahan: 2-3 lembar daun kencur. Cara Membuat: daun kencur ditumbuk sampai halus. Cara menggunakannya: dioleskan (sebagai kompres/pilis) pada dahi.

5. Masuk Angin


Bahan: 1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya. Cara membuatnya: kencur dikuliti bersih. Cara menggunakannya: kencur dimakandengan garam secukupnya, kemudian minum 1 gelas air putih. Dapat dilakukan 2 kali sekali.

6. Diare


a. Bahan: 2 rimpang kencur sebesar ibu jari. Cara membuat: kencur diparut, kemudian ditambah 1 cangkir air hangat, diperas dan disaring. Cara menggunakan: dioleskan pada perut sebagai bedak.

b. Bahan: 2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya. Cara membuat: kencur diparut, kemudian ditambah garam secukupnya. Cara menggunakan: dioleskan pada perut sebagai bedak.

7. Memperlancar Haid

Bahan: 2 rimpang kencur sebesar ibu jari, 1 lembar daun trengguli, 1 biji buah cengkeh tua, adas pulawaras secukupnya. Cara membuat: kencur dicincang, kemudian dicampur dengan bahan lain dan direbus bersama dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum sekali sehari 2 cangkir.

8. Mata Pegal

Bahan: 1 potong rimpang kencur. Cara membuat: kencur dibelah menjadi 2 bagian. Cara menggunakan: permukaan yang masih basah dipakai untuk menggoasaok pelupuk mata.

9. Batuk


a. Bahan: 1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya. Cara membuat: kencur diparut, kemudia ditambah 1 cangkir air hangat, diperas dan disaring. Cari menggunakan: diminum dengan ditambah garam secukupnya.

b. Bahan: 1 rimpang kencur sebesar ibu jari. Cara membuat: kencur dikuliti sampai bersih dan dikunyah. Cara menggunakan: airnya ditelan, ampasnya dibuang. Dilakukan setiap pagi secara rutin.

10. Menghilangkan darah kotor

Bahan: 4 rimpang kencur sebesar ibu jari, 2 lembar daun trengguli, 2 biji cengkeh kering, adas pulawaras secukupnya. Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama 1 liter air sampai mendidih kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari secara teratur.

11. Keseleo

Bahan: 1 potong rimpang kencur dan beras yang sudah direndam air. Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk halus dan diberi air secukupnya. Cara menggunakan: dioleskan/digosokkan pada bagian yang keseleo sebagai bedak.

12. Menghilangkan lelah

Bahan: 1 rimpang besar kencur, 2 sendok beras digoreng tanpa minyak (sangan) dan 1 biji cabai merah. Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum sekaligus dan diulangi sampai sembuh. Untuk pria dapat ditambah dengan 1 potong lengkuas dan tepung lada secukupnya.
More about → Manfaat dan Khasiat Kencur sebagai Obat Herbal

Atasi Pilek dengan Resep Herbal Hembing

Diposting oleh Unknown on Minggu, 18 November 2012


 
 
Pilek atau selesma merupakan penyakit yang paling umum dan sering ditemui, dapat menyerang anak-anak maupun lanjut usia. Sebagian orang awam sering menyamakan penyakit ini dengan influenza, padahal sebenarnya pilek dan influenza adalah dua penyakit yang berbeda, hanya gejalanya ada kemiripan, biasanya influenza lebih hebat penderitaannya dibandingkan pilek. Pilek tidak disertai dengan demam tinggi atau menggigil seperti pada influenza.

Gejala pilek atau selesma ditandai dengan tersumbatnya saluran pernapasan, tidak enak badan, kepala terasa pening dan berdenyut-denyut, bersin-bersin, ingus yang cair meleleh keluar dari hidung, temperatur tubuh naik atau demam ringan , mata merah dan terasa sakit, sakit tenggorokan sehingga sulit menelan, suara serak dan batuk-batuk. Penyakit ini sering diikuti dengan peradangan tonsil/amandel dan radang tenggorokan. Pilek sebenarnya bukan termasuk penyakit berat namun sangat menganggu penderitanya.

Pilek atau selesma terutama disebabkan oleh infeksi virus, ada lebih dari 200 virus yang telah diketahui menimbulkan selesma. Juga dapat disebabkan karena daya tahan tubuh yang menurun, atau adanya alergi di hidung dan kerongkongan. Pilek sangat mudah menular, orang dengan daya tahan tubuh yang lemah mudah tertular penyakit ini. Penularan penyakit ini bisa terjadi melalui percikan bersin atau ludah penderita yang mengandung virus dan masuk melalui saluran pernafasan. Pilek biasanya berlangsung selama 1-2 minggu. Gejalanya akan berangsur-angsur berkurang setelah 3-5 hari dilakukan perawatan sendiri. Namun jika gangguan tetap tidak berkurang setelah 3-5 hari melakukan perawatan sendiri, menandakan adanya tambahan infeksi bakteri.

Walaupun selesma/pilek bukan termasuk penyakit yang berat, namun penyakit ini susah diatasi sehingga sering kambuh. Pengobatan yang bisa dilakukan hanya untuk meredakan gejala atau simtomnya. Hal ini karena virus yang menyebabkan selesma sangat banyak jumlahnya dan dapat mengalami perubahan atau memiliki kesanggupan untuk mengalami mutasi genetik sehingga dapat timbul virus-virus baru. Hal tersebut menyebabkan virus selesma kebal terhadap vaksin tertentu atau antibodi tertentu dalam beberapa waktu sehingga sangat sulit untuk membuat vaksin selesma.

Penyakit selesma merupakan penyakit yang sering menyerang dan berulang-ulang. Karena ada lebih dari 200 virus yang dapat menyebabkan penyakit ini, maka dalam setahun bisa terserang pilek berkali-kali, amatlah mungkin terserang selesma lagi sebelum selesma yang pertama selesai. Oleh karena itu, untuk mencegah selesma yang paling utama adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh yaitu melalui pola hidup sehat, seperti olahraga yang teratur dan terukur serta tidak berlebihan, menghindari atau mengendalikan stres dengan baik, serta asupan makanan yang bergizi terutama yang mengandung vitamin A can C. Selain itu agar terhindar dari selesma, sering-seringlah mencuci tangan, karena virus selesma dapat bertahan pada meja, pegangan pintu, uang atau apapun selama beberapa jam. Hindari juga lingkungan atau orang yang selesma karena bisa tertular melalui percikan bersin penderita.

Untuk perawatan selesma tanpa disertai komplikasi adalah banyak istirahat, makan makanan yang bergizi untuk meningkatkan kondisi tubuh, kompres hangat di dada dan kepala, mandi dengan air hangat, dan minum obat untuk mengatasi gejala selesma yang tidak nyaman.

Herbal atau tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi pilek atau selesma mempunyai efek sebagai penurun panas (antipiretik), anti-infeksi, antitussif (meredakan batuk), dan membantu meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.

Berikut beberapa resep herbal untuk mengatasi pilek :

Resep Herbal 1

10 lembar daun sirih + 25 gram empu kunyit (dipotong-potong), setelah dicuci bersih direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, tambahkan madu atau gula batu, airnya diminum 2-3 kali, setiap kali minum 100-150 cc.

Resep Herbal 2


Daun sambiloto kering dijadikan bubuk, ambil 1-2 gram bubuk tersebut lalu seduh dengan air panas, tambahkan madu, diaduk, lalu diminum setelah hangat. Lakukan 3 kali sehari.

Resep Herbal 3

Sambung nyawa segar + 15 gram pegagan segar, dicuci bersih lalu diblender + 150 cc air matang, diblender, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.

Resep Herbal 4


10 gram jahe segar + 1 siung bawang putih, dicuci bersih dan dihaluskan,lalu diseduh dengan 200 cc air panas, tambahkan air perasan dari ½ buah jeruk lemon dan madu, kemudian diminum selagi hangat. Lakukan 3 kali sehari.

Catatan:

pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur. Untuk perebusan gunakan periuk tanah, panci kaca/pyrex atau panci enamel.
More about → Atasi Pilek dengan Resep Herbal Hembing

Manfaat Jahe Merah Cegah Impotensi

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 17 November 2012

 
 
Siapa yang tidak kenal dengan jahe? Salah satu bumbu masak yang aromanya khas ini tak hanya dipercaya bikin masakan jadi lebih enak, tapi juga bisa menjadi obat alternatif. Jahe merah salah satunya. Hmm..untuk obat apa saja ya?

Jahe atau yang biasa dikenal dengan nama latin Zingiberaceae ternyata memiliki beberapa jenis. Salah satunya adalah Zingiberaceae Officinale Rose atau yang lebih dikenal dengan nama jahe merah. Mungkin beberapa orang tidak mengetahui jenis jahe ini.

Kalau dilihat sepintas, tidak ada yang berbeda dengan jahe biasa yang digunakan untuk memasak. Hanya saja ukurannya lebih kecil dari jahe biasa. Warna jahe ini merah muda hingga tua, tak heran jika diberi julukan jahe merah. Jahe biasa dengan jahe merah memiliki kandungan yang serupa namun dengan konsentrasi yang berbeda.

Jahe merah sering dijadikan campuran obat tradisional. Hal ini karena aroma dan rasanya yang lebih pedas jika dibandingkan dengan jahe biasa. Kalau jahe merah digunakan untuk masakan, justru akan merusak dari rasa utama masakan trersebut.

Jahe merah mengandung minyak astiri yang tinggi. Terdiri dari zingeberin, kamfena, zingebern, gingeral, dan juga shogool. Selain itu juga jahe merah mengandung asam aksolat, gingerin, asam malat, dan juga asam organik. Jahe merah diketahui berkhasiat sebagai pencahar, antirematik, dan obat masuk angin.

Selain itu, jahe merah juga bisa mengobati radang tenggorokan, sakit pinggang, meredakan asma, mengobati nyeri otot, menghangatkan badan, penambah nafsu makan, serta mencegah masuk angin. Karenanya setiap orang yang meminum jahe merah akan merasa lebih segar dan juga bisa membangkitkan gairah seks. Karena rasa panas dan hangatnya membuat pembuluh darah lebih terbuka dan aliran darah menjadi lancar. Dengan kata lain bisa mengatasi gangguan ereksi atau mencegah impotensi.

Meskipun jahe merah ini cukup baik mengobati beberapa jenis penyakit, tapi untuk mereka yang menderita penyakit maag harus berhati-hati. Kandungan gingerol nya yang tinggi bisa membuat lambung panas dan teriritasi. Sehingga menambah kronis si penderita maag. Di Cina, jahe merah digunakan sebagai viagra alami, merangsang keluarnya air susu ibu, mendorong produksi getah bening, menjaga kekebalan tubuh, mencegah kemandulan dan memperkuat daya tahan sperma. Unsur farnesal yang terkandung dalam tanaman ini juga mampu mencegah proses penuaan karena merangsang
More about → Manfaat Jahe Merah Cegah Impotensi

Manfaat dan Khasiat Lada/Merica

Diposting oleh Unknown


 
 
Lada (piper nigrum linn atau pepper) yang oleh ibu rumah tangga sering disebut “merica”, merupakan salah satu komoditas unggulan bagi Indonesia. Secara ekonomi lada merupakan sumber pendapatan petani dan devisa negara non migas. Secara sosial merupakan komoditas tradisional yang telah dibudidayakan sejak lama dan aktivitas usahanya menjadi penyedia lapangan kerja yang cukup luas terutama di daerah sentra produksi. Manfaat lada dalam rumah tangga sebagai bumbu penyedap rasa yang mengandung senyawa alkolid piperin, berasa pedas. Sedang manfaat untuk kesehatan, lada dapat melonggarkan saluran pernapasan dan melancarkan aliran darah di sekitar kepala. Oleh karena itu masakan yang berbumbu pedas merica cocok untuk penderita influenza, kepala pusing, perut kembung dan mual akibat masuk angin. Masakan yang menggunakan mrica dan cocok untuk kesehatan seperti saus steak, sup dan sebagainya. Menurut jenisnya lada ada dua macam yaitu lada putih dan lada hitam. Lada putih adalah buah lada yang dipetik saat buah lada itu sudah matang. Lantas dikupas kulitnya dengan cara merendamnya dalam air mengalir selama dua minggu, kemudian dijemur selama tiga hari. Sedang lada hitam ialah buah lada yang saat dipetik sudah matang tapi kulitnya masih hijau, dan langsung di jemur selama tiga hari tanpa direndam terlebih dahulu.

Lada hitam ternyata bukan saja bermanfaat sebagai rempah penyedap makanan. Menurut sebuah penelitian, lada hitam juga memiliki potensi menjadi obat baru bagi penyakit pigmen kulit yang disebut vitiligo. Dalam istilah medis, vitiligo dikenal sebagai kondisi di mana di sebagian wilayah kulit kehilangan pigmen normal, sehingga permukaannya tampak memutih.

Seperti yang dipublikasikan dalam British Journal of Dermatology, para peneliti dari King’s College London berhasil mengungkap manfaat piperin – kandungan utama yang membuat lada hitam terasa pedas dan gurih – dalam merangsang pigmentasi dalam kulit.
More about → Manfaat dan Khasiat Lada/Merica

Aneka Ragam Manfaat Aloevera / Lidah Buaya

Diposting oleh Unknown

 

Aloe vera atau lidah buaya memiliki manfaat yang beraneka ragam. Langsung aja yuk kita lihat beberapa manfaat aloe vera.

1. Aloe Vera Untuk Kulit
Oleskan gel dari daun lidah buaya langsung ke kulit yang lecet, terluka, terbakar matahari, luka bakar, ruam kulit, dan gigitan serangga untuk membantu melawan dan menghindari infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Gel ini juga memiliki kemampuan untuk mengurangi rasa sakit dan meregenerasi sel kulit untuk proses penyembuhan dengan tanpa atau sedikit bekas luka. Gunakan gel 2-3 kali sehari pada luka sampai sembuh.

Gunakan gel lidah buaya untuk perawatan kulit secara umum. Gunakan gel sendirian atau bersama dengan krim kulit Anda untuk membantu melembutkan dan melembabkan kulit. Karena gel ini dikenal juga dapat mengurangi keriput, jerawat, bintik hitam akibat sinar matahari atau umur. Gel ini juga cukup lembut untuk digunakan merawat kulit halus setelah terapi radiasi. Selanjutnya Anda juga dapat mengkombinasikan dengan minyak gandum untuk mengurangi memar.

2. Aloe Vera Untuk Kepala dan Rambut
Memakai gel lidah buaya untuk kulit kepala adalah pengobatan yang baik untuk ketombe, dermatitis dan kerontokan rambut yang terjadi akibat kondisi ini. Gunakan untuk pengganti gel rambut Anda; pakai atau sisir rambut Anda dengan gel dan tata seperti biasa.

3. Aloe Vera Untuk Masalah Rambut
Pakaikan gel lidah buaya langsung ke gusi yang sakit atau berdarah untuk mengurangi peradangan, nyeri, dan untuk mempercepat proses penyembuhan. Sertakan gel aloe pada perawatan gigi untuk membantu mengatasi kerusakan gigi dan mengurangi plak.

4. Aloe Vera untuk Mata
Untuk membuat obat tetes mata, larutkan setengah sendok teh gel lidah buaya bubuk ke dalam satu cangkir air. Saring terlebih dahulu sebelum memakaikan ke mata. Mata Anda akan bersih dari debu dan kotoran.

5. Aloe Vera Untuk Otot Tegang dan Nyeri
Karena gel dari aloe vera diketahui dengan cepat menyerap ke dalam kulit dan mengurangi inflamasi dan nyeri, aloe vera sering digunakan untuk mengatasi masalah terkilir, rematik, tegang dan nyeri otot. Gunakan gel bersama dengan kompres dingin di daerah sakit 2-3 kali per hari.
More about → Aneka Ragam Manfaat Aloevera / Lidah Buaya

Manfaat Tanaman Tapak Dara Sebagai Obat Herbal

Diposting oleh Unknown

 
 
Tapakdara (Catharanthus roseus) banyak dipelihara sebagai tanaman hias. Tapakdara sering dibedakan menurut jenis bunganya, yaitu putih dan merah. Tumbuhan semak tegak yang dapat mencapai ketinggian batang sampai 100 cm ini, sebenarnya merupakan tumbuhan liar yang biasa tumbuh subur di padang atau dipedesaan beriklim tropis. Ciri-ciri tumbuhan Tapakdara : memiliki batang yang berbentuk bulat dengan diameter berukuran kecil, berkayu, beruas dan bercabang serta berambut. Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau dan diklasifikasikan berdaun tunggal. Bunganya yang indah menyerupai terompet dengan permukaan berbulu halus. Tapakdara juga memiliki rumah biji yang berbentuk silindris menggantung pada batang. Penyebaran tumbuhan ini melalui biji.

Nama Lokal :
Perwinkle (Inggris), Chang Chun Hua (Cina); Keminting Cina, Rumput Jalang (Malaysia); Tapak Dara (Indonesia), Kembang Sari Cina (Jawa); Kembang Tembaga Beureum (Sunda);

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Diabetes, Hipertensi, Leukimia, Asma, Bronkhitis, Demam; Radang Perut, Disentri, Kurang darah, Gondong, Bisul, Borok; Luka Bakar, Luka baru, Bengkak;

Pemanfaatan:
1. Diabetes mellitus (sakit gula/kencing manis)
a. Bahan: 10 – 16 lembar daun tapakdara
Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga
tinggal 1 gelas
Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai
sembuh.
b. Bahan: 35 – 45 gram daun tapakdara kering, adas pulawaras
Cara membuat: bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai
mendidih hingga tinggal 1 gelas
Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai
sembuh.
c. Bahan: 3 lembar daun tapakdara, 15 kuntum bunga tapakdara
Cara membuat: direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga
tinggal 1,5 gelas
Cara menggunakan: diminum pagi dan sore setelah makan.

2. Hipertensi (tekanan darah tinggi)

a. Bahan: 15 – 20 gram daun tapakdara kering, 10 gram bunga krisan
Cara membuat: direbus dengan 2,5 gelas air sampai mendidih dan
disaring.
Cara menggunakan: diminum tiap sore.
b. Bahan: 7 lembar daun atau bunga tapakdara
Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air dan dibiarkan beberapa
saat dan disaring
Cara menggunakan: diminum menjelang tidur.

3. Leukimia
Bahan: 20-25 gram daun tapakdara kering, adas pulawaras.
Cara membuat: direbus dengan 1 liter air dan disaring.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

4. Asma dan bronkhitis

Bahan: 1 potong bonggol akar tapakdara
Cara membuat: direbus dengan 5 gelas air.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

5. Demam

Bahan: 1 genggam (12 -20 gram) daun tapakdara, 3 potong batang
dan akar tapakdara
Cara membuat: direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga
tinggal 1,5 gelas.
Cara menggunakan: diminum pagi dan sore ditambah gula kelapa.

6. Radang Perut dan disentri
Bahan: 15 – 30 gram daun tapakdara kering
Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih.
Cara menggunakan: diminum pagi dan sore dan ditambah dengan
gula kelapa.

7. Kurang darah
Bahan: 4 putik bunga tapakdara putih.
Cara membuat: direndam dengan 1 gelas air, kemudian ditaruh di luar
rumah semalam.
Cara menggunakan: diminum pagi hari dan dilakukan secara teratur.

8. Tangan gemetar

Bahan: 4 – 7 lembar daun tapakdara
Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring.
Cara menggunakan: diminum biasa.

9. Gondong, bengkak, bisul dan borok
Bahan: 1 genggam daun tapakdara
Cara membuat: ditumbuk halus.
Cara menggunakan: ditempelkan pada luka bakar.

10. Luka bakar

Bahan: beberapa daun tapak dara, 0,5 genggam beras.
Cara membuat: direndam dengan air, kemudian ditumbuk
bersama-sama sampai halus.
Cara menggunakan: ditempelkan pada luka bakar.

11. Luka baru

Bahan: 2 – 5 lembar daun tapakdara
Cara membuat: dikunyah sampai lembut.
Cara menggunakan: ditempelkan pada luka baru.

Komposisi :

Dari akar, batang, daun hingga bunga Tapak dara mengandung unsur-unsur zat kimiawi yang bermanfaat untuk pengobatan. Antara lain vinkristin, vinrosidin, vinblastin dan vinleurosin merupakan kandungan komposisi zat alkaloid dari tapakdara.
More about → Manfaat Tanaman Tapak Dara Sebagai Obat Herbal

Manfaat dan Khasiat Tanaman Alang-Alang

Diposting oleh Unknown

 
 
Alang-alang mempunyai Perawakan: herba, rumput, merayap, tinggi 30-180 cm. Batang: rimpang, merayap di bawah tanah, batang tegak membentuk satu perbungaan, padat, pada bukunya berambut jarang. Daun: tunggal, pangkal saling menutup, helaian; berbentuk pita, ujung runcing tajam, tegak, kasar, berambut jarang, ukuran 12-80 cm. x 35-18 cm. Bunga: susunan majemuk bulir majemuk, agak menguncup, panjang 6-28 cm, setiap cabang memiliki 2 bulir, cabang 2,5-5 cm, tangkai bunga 1-3 mm, gluma 1; ujung bersilia, 3-6 urat, Lemma 1 (sekam); bulat telur melebar, silia pendek 1,5-2,5 mm. Lemma 2 (sekam); memanjang, runcing 0,5-2,5 mm. Palea (sekam); 0,75-2 mm. Benang sari: kepala sari 2,5-3,5 mm, putih kekuningan atau ungu. Putik: kepala putik berbentuk bulu ayam. Buah: tipe padi. Biji: berbentuk jorong, panjang 1 mm lebih. Waktu berbunga : Januari – Desember. Daerah distribusi, Habitat dan Budidaya: Di Jawa tumbuh pada ketinggian sampai dengan 2700 m dpl, pada daerah-daerah terbuka atau setengah tertutup; rawa-rawa; pada tanah dengan aerasi yang baik; pada daerah-daerah yang habis dibuka; di tepi sungai; ekstensif pada hutan sekunder; daerah bekas terbakar; sebagai gulma di perladangan; taman dan perkebunan. Tumbuhan ini dapat mempengaruhi tanaman kultivasi lain, karena kebutuhan natrium yang relatif tinggi. Perbanyakan: berkembang biak dengan sendirinya. Setiap saat rimpang dipanen dari tumbuhan yang telah matang. Rimpang yang baik berwarna pucat, berasa manis dan sejuk. Alang-alang dapat menuyebabkan penurunan pH tanah. Besarnya penurunan pH dan hambatan terhadap proses nitrifikasi menunjukkan adanya korelasi positif dengan pertumbuhan alang-alang.

Nama Lokal :
NAMA DAERAH: Naleueng lakoe (Aceh); Jih (Gayo); Rih, Ri (Batak); Oo (Nias); Alalang, Hilalang, Ilalang (Minang kabau); Lioh (Lampung); Halalang, Tingen, Padang, Tingan, Puang, Buhang, Belalang, Bolalang (Dayak); Eurih (Sunda); Alang-alang kambengan (Jawa); Kebut, Lalang (Madura); Ambengan, Lalang (BaIi); Kii, Rii (FIores); Padengo, Padanga (Gorontalo); Deya (Bugis); Erer, Muis, Wen (Seram); Weli, Welia, Wed (Ambon). NAMA ASING: Cogon grass, satintail (En). Paillotte (Fr). Malaysia: lalang, alang-alang. Papua New Guinea: kunai (Pidgin), kurukuru (Barakau, Central Province). Philippines: kogon (Tagalog), gogon (Bikol), bulum (Ifugao). Burma (Myanmar): kyet-mei. Cambodia: sbö’:w. Laos: hnha:z kh’a:. Thailand: ya-kha, laa laeng, koe hee (Karen, Mae Hong Son). Vietnam: c [or] tranh. NAMA SIMPLISIA Imperatae Rhizoma; rimpang alang-alang.

Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIGUNAKAN:
Hanya akarnya (rimpang) yang digunakan untuk pengobatan

CONTOH PEMAKAIAN DI MASYARAKAT:
Sebagai peluruh air seni:
49 buah rimpang kering, dipotong-potong kemudian ditambah dengan 2 gelas air dan dididihkan hingga volume air tinggal 1 gelas, disaring, kemudian diminum 2 kali sehari.

Demam karena buang air kecil berdarah:

1 sendok penuh rimpang alang-alang, rebus dengan beberapa potong tang kwe (daging buah beligu setengah matang yang dibuat manisan kering) dalam dua gelas sampai airnya tinggal separuh. Air ini diminum 2 gelas 1 hari. Air kencing akan normal dan suhu badan turun.

“Zwartwaterkoorts” (Bld):
Minum air rebusan akar alang alang sebagai teh.

Komposisi :
Akar: metabolit yang telah ditemukan pada akar alang-alang ter.diri dari arundoin, fernenol, isoarborinol, silindrin, simiarenol, kampesterol, stigmasterol, ß-sitosterol, skopoletin, skopolin, p-hidroksibenzaladehida, katekol, asam klorogenat, asam isoklorogenat, asam p-kumarat, asam neoklorogenat, asam asetat, asam oksalat, asam d-malat, asam sitrat, potassium (0,75% dari berat kering), sejumlah besar kalsium dan 5-hidroksitriptamin. Dari hasil penelitian lain terhadap akar dan daun ditemukan 5 macam turunan flavonoid yaitu turunan 3′,4′,7-trihidroksi flavon, 2′,3′-dihidroksi kalkon dan 6-hidroksi flavanol. Suatu turunan flavonoid yang kemungkinan termasuk golongan flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-0H, flavanon atau isoflavon terdapat pada fraksi ekstrak yang larut dalam etilasetat akar alang-alang. Pada fraksi ekstrak yang larut dalam air akar alang-alang ditemukan golongan senyawa flavon tanpa gugus OH bebas, flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-0H, flavanon, atau isoflavon.
More about → Manfaat dan Khasiat Tanaman Alang-Alang

Manfaat dan Khasiat Asam Jawa Bagi Tubuh

Diposting oleh Unknown

 
 
Manfaat Asam Jawa Bagi Tubuh

Tanaman yang biasanya kita gunakan untuk bumbu masakan ini ternyata punya beberapa kandungan vitamin yang berguna bagi kesehatan tubuh. Asam jawa (leguminosae) berasal dari Afrika. Umumnya asam jawa tumbuh dengan subur di daerah yang beriklim tropis. Asam jawa mengandung rasa yang asam karena mengandung asam tatrat, asam malat, asam sitrat, asam suksinat, dan asam asetat. Hampir semua bagian dari asam jawa memiliki manfaat. Masyarakat sering mengonsumsi asam jawa ini untuk campuran masakan, seperti bacem, bumbu oseng, dimasukkan ke dalam sayur asem, atau untuk menggoreng ikan.

Asam jawa bermanfaat untuk melancarkan buang air besar, memperbaiki peredaran darah, mengurangi nyeri haid, menghilangkan keputihan, melangsingkan tubuh, mencegah rambut rontok, dan sebagainya. Buah asam juga dapat digunakan untuk membersihkan barang yang terbuat dari logam dan kuningan. Sedangkan daun asam dapat melancarkan buang air besar dan menghilangkan rasa sakit. Kandungan flavonoid yang terkandung pada daun asam jawa bersifat sebagai anti radang, membantu mengeluarkan keringat, dan menghilangkan sakit. Penelitian mengatakan bahwa estrak biji asam jawa memiliki anti bakteri yang kuat, terutama untuk melawan bakteri E. Coli. Dari penelitian yang dilakukan di Surabaya diketahui bahwa ramuan jamu gendong yang mengandung asam jawa mengalami lebih sedikit kontaminasi dengan bakteri. Minuman asam jawa juga terbukti dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Asam jawa memiliki kandungan kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B1, dan vitamin C. Jadi jangan remehkan asam yang rasanya memang asam ya?
More about → Manfaat dan Khasiat Asam Jawa Bagi Tubuh

Potensi dan Kekayaan Obat Herbal di Indonesia

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 13 Oktober 2012

Di dunia terdapat 40 ribu spesies tanaman, dan sekitar 30 ribu spesies berada di Indonesia. Dari jumlah tersebut sebanyak 9.600 di antaranya terbukti memiliki khasiat sebagai obat. Bahkan, sekitar 400 spesies dimanfaatkan sebagai obat tradisional.

Data WHO tahun 2005 menyebutkan, sebanyak 75-80 persen penduduk dunia pernah menggunakan herbal. Di Indonesia, menurut Ketua Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia (PDHMI), dr Hardhi Pranata, penggunaan herbal untuk pengobatan dan obat tradisional sudah dilakukan sejak lama. Ini diturunkan secara lisan dari satu generasi ke generasi dan juga tertulis pada daun lontar dan kepustakaan keraton.

Minat masyarakat dalam menggunakan herbal, Menurut Hardhi pada Herbal Expo 2010 beberapa waktu lalu, terus meningkat berdasarkan konsep back to nature (kembali ke alam). Ini dibuktikan dengan meningkatnya pasar obat alami Indonesia. Pada 2003 pasar obat herbal sekitar Rp 2,5 triliun, pada 2005 sebesar Rp 4 triliun, dan pada 2010 diperkirakan mencapai Rp 8 triliun.

Menurut Direktur Penilaian Obat Asli Indonesia BPOM, dr Sherley, kecenderungan penggunaan obat bahan alam (herbal) oleh masyarakat, baik untuk menjaga kesehatan maupun mengobati suatu penyakit, cenderung meningkat di negara berkembang maupun di negara maju. "Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan terjadinya perubahan perilaku masyarakat dan pergeseran pola penyakit dari infeksi menjadi penyakit Degeneratif. Dan berbagai hasil penelitian mendukung penggunaan obat herbal," jelas Sherley.


Masih ragu

Namun, menurut Prof Sidik dari Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran, tak sedikit pula masyarakat yang ragu menggunakan obat herbal. Ia mengungkapkan, keraguan itu disebabkan ketidakjelasan tentang herbal tersebut. Misalnya, herbal berbeda tetapi nama sama. Atau, herbal tersebut tumbuh pada kondisi iklim tanah dan cuaca yang tidak memiliki senyawa kimia identik atau efek terapi.

Yang juga diragukan adalah proses pengumpulan ekstrak, yakni tanaman segar dijemur di bawah matahari, pengolahan, dan penyimpanan yang menyebabkan potensi dan keamanan berbeda.
Atau, karena tidak ada standar khusus untuk peresepan obat herbal, serta sulit untuk memastikan dosis yang sesuai. Sebenarnya pemerintah telah mengatur pemanfaatan herbal medik dalam fasilitas kesehatan melalui beberapa peraturan pemerintah, keputusan menteri, maupun peraturan perundang-undangan sejak 1998 hingga kini.

Walaupun sudah ada regulasi jelas yang mengaturnya tetap saja penggunaan obat herbal oleh para dokter masih kurang optimal. Menurut Hardhi, ini karena terdapat beberapa kendala, misalnya sistem perundangan kesehatan, belum banyak informasi khasiat dan keamanan yang melalui uji klinis, belum ada kompetensi pada dokter, kurangnya perlindungan masyarakat terhadap efek plasebo iklan obat berbahan alam, belum terhimpunnya data mengenai obat bahan alam Indonesia berdasarkan pada evidence based, kurangnya koordinasi antarinstitusi dalam penelitian obat bahan alam Indonesia, serta belum ada organisasi profesi kedokteran yang khusus mendalami herbal Indonesia.

Potensi Kristanto Santosa dari Bussiness Innovation Center (BIC) menjelaskan, obat herbal merupakan bahan atau ramuan bahan yang dibuat dari biji-bijian, buah, umbi, akar, daun, batang atau bunga tanaman yang digunakan untuk mengobati dan mencegah penyakit. "Sebenarnya peluang bisnisnya besar. Sayangnya saat ini obat herbal digunakan di luar profesi kedokteran," lanjutnya.

Data WHO menyebutkan, sebanyak empat miliar orang penduduk dunia menggunakan herbal. Di Amerika bisnis herbal tumbuh 35 persen per tahun (1988 -1997). Hampir sepertiga orang Amerika mengonsumsi herbal. Di Eropa pasar herbal saat ini bernilai 7,4 miliar dolar. Dan, di Eropa herbal telah diklasifikasikan sebagai `obat.' Kristanto mengungkapkan Indonesia memiliki potensi `raksasa' herbal 400 ribu spesies. Sebanyak 90 ribu digunakan untuk pengobatan, dan 400 dimanfaatkan sebagai fitofarmaka.

CEO PT Mustika Ratu Tbk, Putri K Wardani menguatkan bahwa Indonesia memiliki potensi sumber alam dengan kekayaan spesies tanaman Indonesia. Sebanyak 80 persen tanaman obat berkhasiat tumbuh di daratan Indonesia.

Masuk urutan nomor dua setelah Brasil, Indonesia memiliki 40 ribu spesies tanaman. Sebanyak 7.500 di antaranya adalah tanaman berkhasiat, 1.845 spesies telah Diinventarisasi, 940 spesies telah teridentifikasi, dan 283 spesies terdaftar di BPOM sebagai bahan jamu. "Bila digabung spesies darat dan laut, Indonesia nomor satu di dunia," jelas Putri.

Memajukan herbal Sherley mengungkapkan, di Indonesia saat ini sebagian besar obat tradisional lokal berupa jamu (empiris), obat herbal terstandar sebanyak 30 produk dan fitofarmaka lima produk. Menurutnya, agar produk obat bahan alam Indonesia dapat menjadi produk yang diandalkan dan diterima di semua kalangan, serta mampu bersaing secara global, maka mutunya harus ditingkatkan, keamanannya harus dibuktikan, serta Memanfaatan/khasiatnya harus diteliti dan dibuktikan secara ilmiah.

Pemerintah, Hardhi menjelaskan, sebenarnya sudah mempunyai memiliki strategi untuk meningkatkan penggunaan obat herbal melalui pendekatan A-B-G, A di sini maksudnya melibatkan academic, B maksudnya bussiness, dan G adalah turun tangan government (pemerintah) Sidik mengatakan untuk meningkatkan produksi maupun penggunaaan obat herbal, perlu adanya sinergi antara perguruan tinggi, industri dan pemerintah. Untuk memperoleh hasil penelitian berupa produk berorientasi paten dan pasar, perlu kerja sama lintas disiplin ilmu yang terdiri atas ahli antropolog, botani, budi daya, kimia, farmasi, farmakolog, klinisi, dan industri. (Republika)
sumber
More about → Potensi dan Kekayaan Obat Herbal di Indonesia

Manfaat Campurkan Tanaman Herbal Dalam Masakan

Diposting oleh Unknown on Kamis, 11 Oktober 2012


Ingin Lebih Sehat? Campurkan Tanaman Herbal Dalam Masakan
 

Foto: thinkstock Jakarta - Tanamana herbal bukan hanya bisa dijadikan minuman. Tanaman yang kaya manfaat ini, bisa dijadikan bahan tambahan masakan. Rasanya juga tidak pahit dan bisa menjaga tubuh tetap bugar dengan cara mudah dan murah.

Saat acara Bogor Organic Fair 2 & Festival Herbal Indonesia (9/6), Ning Hermanto selaku anggota AKSI (Asosiasi Kewirausahaan Sosial Indonesia) memberikan informasi mengenai tanaman herbal yang sering dipersepsi keliru oleh masyarakat.

"Tanaman herbal ternyata juga dapat diolah secara inovatif untuk dimasukkan dalam masakan seperti sayur, sop atau mie," tutur Ning Hermanto dalam penyuluhannya.

Saat acara Bogor Organic Fair 2 & Festival Herbal Indonesia, pengunjung juga diperkenalkan berbagai macam herbal yang mudah dijumpai. Bisa dicampurkan dalam semua masakan tanpa mengurangi cita rasa makanaan dan sangat mudah didapatkan.

Jenis tanaman herbal yang banyak dikenal yaitu alang-alang, jeruk kalmanchi, daun kecimpring, jinten putih, ginseng dan daun sambung nyawa. Herbal ini ternyata punya khasiat yang sama besar seperti buah dan sayuran.

Misalnya alang-alang, bisa digunakan sebagai bahan campuran masakan sangat baik untuk kesehatan. Herbal yang satu ini dikenal dapat mengobati demam dan menurunkan kadar kolesterol. Rasanya agak manis dan bisa menciptakan rasa yang gurih jika dicampur dengan bumbu lainnya.

Sama halnya dengan daun sambung nyawa, rasanya manis dan dapat mengobati penyakit jantung dan hipertensi. Kalau jeruk kalamanci diketahui kaya akan vitamin C. Sedangkan jinten putih dan ginseng dapat meningkatkan stamina dan meningkatkan libido.

Daun cincau yang kaya klorofil juga termasuk kedalam tanaman herbal. Jika sering mengkonsumsinya dapat menjaga kesehatan pencernaan dan mengobati demam serta keracunan. Karena manfaatnya yang banyak untuk kesehatan, maka tidak perlu ragu untuk mengkonsumsi tanaman herbal setiap hari.
sumber

More about → Manfaat Campurkan Tanaman Herbal Dalam Masakan